# Tags
#Medan

Perayaan Natal Gabungan Am-Ina-Diakoni Sosial HKBP Medan Sudirman Tahun 2022 Berlangsung Sukses

KampusMedan – Medan, Perayaan Natal Gabungan Ama-Ina-Diakoni Sosial HKBP Medan Sudirman yang digelar Selasa (20/12/2022) di gereja tersebut berlangsung sukses dan penuh sukacita, dihadiri kurang lebih 800 orang dan dimeriahkan dengan beragam acara.

Mengambil tema “Sebab Mataku Telah Melihat Keselamatan Yang Dari PadaMu (Lukas 2:30)” dan Sub Tema “Melalui Perayaan Natal Ini, Kita Semua Dipersiapkan Menyongsong Masa Depan yang Lebih Baik Bersama Tuhan”, acara berjalan dengan hikmat. Sambil diselingi lagu-lagu  pujian yang dipandu tim Song Leader, liturgi yang diikuti perwakilan jemaat dari sejumlah wijk tersebut, diawali dengan pembacaan narasi oleh sejumlah narator, baik oleh pendeta maupun sintua.

Kemudian dilakukan acara penyalaan lilin oleh Pengkotbah Pendeta Resort Pdt.Ramses Manurung,STh, Ketua Panitia Natal Ny.St.P.Sinaga br.Butarbutar (Kristina Butarbutar), Ketua Seksi Ama, Ketua Seksi Ina, Ketua Dewan Koinonia, Ketua Dewan Marturia, Ketua Dewan Diakonia, mewakili ruas ama dan ruas ina.  Penampilan Koor Gabungan Ama dan Ina yang membawakan dua lagu menambah semarak perayaan natal tersebut, yaitu lagu “Terpujilah Tuhan” dan “The Great Halleluyah”.

Koor Gabungan Ama-Ina membawakan dua lagu, yaitu “Terpujilah Tuhan” dan “The Great Helleluya”

Pdt.Ramses Manurung,STh menyampaikan bagaimana kesaksian seorang yang saleh dan hidup benar di hadapan Tuhan, yaitu Simeon yang ingin bertemu dengan Yesus Juruselamat sebelum dia mati. Maka oleh bimbingan Roh Kudus, Simeon dipertemukan dengan Yesus di Bait Suci Jerusalem, saat Yesus yang masih berusia 8 hari dibawa ke Jerusalem untuk disunat. “Inilah kebahagiaan tersendiri bagi Simeon yang sudah lama dinantikannya, bahwa Simeon punya penglihatan dimana dia yakin bahwa Yesus adalah Juru Selamat yang akan menyelamatkan Israel”,ujar Pdt.Ramses Manurung,STh.

Menurutnya, bahwa hidup orang benar di hadapan Tuhan tidak ada yang kebetulan. “Salah satu ciri-ciri orang benar di hadapan Tuhan adalah mampu melihat jauh kedepan meski bukan nabi. Kemampuan itu dimiliki orang benar atas tuntutan Roh Kudus”,jelasnya.

Sejumlah Song Leader juga ikut membawakan lagu pujian “Terpujilah Tuhan” dan “The Great Halleluya”

Menurut Pdt.Ramses Manurung,STh, renungan perayaan natal tersebut meminta kita untuk mempersiapkan masa depan, bukan berarti melupakan masa lalu, tapi kita jangan sampai terikat dengan masa lalu. Gereja juga mempersiapkan jemaatnya ke masa depan dengan iman. Semua ilmu maupun temuan baru harus dibangun diatas iman, supaya kita tidak lepas kendali. Dia pun mencontohkan bagaimana kaca spion mobil hanya berukuran kecil melihat ke belakang, dan kaca depan yang besar untuk melihat kedepan.

Pdt.Ramses Manurung,STh pun mencontohkan Jusuf yang hidup benar di dalam Tuhan, meski menghadapi berbagai rintangan dalam perjalanan hidupnya, tetapi menjadi perdana menteri di negeri orang, yaitu di Mesir.

Pdt.Ramses Manurung,STh meminta para orangtua untuk tidak bosan-bosan dan tetap membimbing dan menasehati anak-anak dan generasi muda lainnya, untuk menyongsong masa depan yang lebih baik. “Kemajuan zaman membawa dua jenis dampak, yaitu peluang dan ancaman (tantangan). Peluang bagiyang sudah mempersiapkan diri. Kemajuan zaman akan menjadi ancaman bagi mereka yang hanya tertidur dan terlena”,pungkasnya.

Seluruh Panitia Natal Foto Bersama

Ketua Panitia Natal Gabungan Ama-Ina-Diakoni Sosial Ny.St.P.Sinaga (Kristina Butarbutar) menyampaikan terimakasih atas dukungan sejumlah pihak, sehingga perayaan natal tersebut berjalan dengan baik. Ny.St.P.Sinaga br.Butarbutar melaporkan bahwa panitia juga memberikan tali kasih sukacita natal kepada 420 orang jemaat yang berhak menerimanya, yaitu janda, duda dan yatim piatu.

Mewakili jemaat, Ny.St.WP.Manurung br.Siahaan menyampaikan terimakasih kepada seluruh panitia natal, yang sudah bersusah payah lewat tenaga dan pikiran mengupayakan acara tersebut berjalan dengan baik. Dia berharap kesulitan yang kita hadapi selama pandemic segera selesai, dan memohon penyertaan Tuhan dalam menjalani tahun 2023 yang banyak disebut sejumlah pihak penuh dengan tantangan.(RED/MBB)