# Tags
#Medan

KMB-USU dan Perkumpulan  Teochew Bersatu Medan  Gelar Semiloka

KampusMedan – Medan,  Keluarga Mahasiswa Buddhis Universitas Sumatera Utara (USU) bekerjasama dengan Perkumpulan Teochew Bersatu Medan,  menyelenggarakan Semiloka yang bertemakan “KMB-USU on Understanding Depressions”.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh KMB-USU khusus untuk alumni-alumni dari KMB-USU, berlangsung Minggu, 3 September 2023, dengan tujuan untuk memberikan pemahaman tentang gangguan depresi, dan juga cara untuk membantu diri kita sendiri maupun orang terdekat kita dengan gangguan depresi.

Semiloka dengan tema “KMB-USU on Understanding Depressions” ini menghadirkan beberapa narasumber yang merupakan ahli di bidang depresi, untuk membagikan pemahaman mereka mengenai gangguan depresi.

Adapun nama-nama narasumber yang diundang pada acara semiloka ini adalah dr.Wijaya Taufik Tiji, Sp.KJ, M.Ked.,  Juliana, M. Psi., Psiokolog, CHT, Susanna Herman, M.Psi., Psikolog, dan Tommy Tantawi Tan.

Selain itu, Dr. Agus Susanto Tan selaku Ketua Perkumpulan Teochew Bersatu Medan, juga turut membantu KMB-USU sebagai fasilitator tempat pengadaan workshop kali ini, di Gedung Yayasan Teochew Sumatera Utara Indonesia.

Ketua KMB-USU periode 2023/2024, Albert Tanius menerangkan soal depresi, yang merupakan  salah satu gangguan mental yang dialami bisa seorang manusia, dapat mempengaruhi individu dari berbagai latar belakang dan juga usia.

Ia menjelaskan, gangguan depresi merupakan sebuah topik yang sangat penting dan sering terjadi di masyarakat sekarang. “Maka dari itu, KMB-USU mengadakan acara semiloka ini, dengan tujuan agar masyarakat, terkhususnya para alumni KMB-USU mempunyai pemahaman mengenai gangguan depresi,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua Perkumpulan Teochew Bersatu (PTB) Medan, Dr. Agus Susanto Tan menyatakan, selaku perwakilan dari PTB Medan mengungkapan rasa senangnya dapat memfasilitasi acara semiloka ini.

Dr Agus juga merasa khawatirnya terhadap gangguan depresi ini meluas dialami oleh masyarakat. “Ini perlu kita bahas bersama melalui forum semiloka yang digelar KMB-USU, untuk mencari alternatif pencegahan depresi yang pada umumnya dialami oleh masyarakat dalam kalangan ekonomi ke bawah,” ungkap Dr Agus.

Dr. Robert, S.H., M.H., selaku Pembina KMB-USU juga berbagi pengalamannya mengenai gangguan depresi yang pernah dialami oleh mahasiswanya. Maka dari itu, Dr. Robert juga turut mengungkapkan rasa senangnya melihat KMB-USU mengadakan acara semiloka.

Setelah itu, dr.Lisma Viany, M. Biomed, ikut memberikan kata sambutan selaku perwakilan dari Alumni KMB-USU. Dan juga, dr.Taufik,  Juliana, Susanna dan Tommy dalam kesempatan itu menjelaskan mengenai apa itu gangguan depresi sesuai pandangan masing-masing.

Mereka sepakat menganggap gangguan depresi itu sendiri dapat dialami oleh semua kalangan umur, baik dari anak kecil sampai dengan usia dewasa bahkan tak terkecuali orang terdekat kita bisa menghadapi gangguan depresi tersebut.

Dengan dilangsungkannya semiloka ini, diharapakan masyarakat, terkhususnya alumni KMB-USU, mendapatkan pemahaman mengenai depresi. (REL/MBB)