KampusMedan – Medan, Universitas Murni Teguh (UMT) resmi menjalin kemitraan strategis dengan Pinxiang University, Tiongkok, melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada 3 November 2026. Langkah ini menandai babak baru kerja sama akademik internasional UMT, sekaligus memperluas peluang mahasiswa dan dosen untuk berkarya di panggung global.
Delegasi Pinxiang University hadir di kampus UMT dan disambut langsung oleh Rektor UMT, Seriga Banjarnahor, Ph.D, didampingi Wakil Rektor II, Dr. Calen dan Wakil Rektor III, Assoc. Prof. Dr. Agus Susanto. Delegasi Tiongkok yang datang diwakili oleh Prof. Huang Zhikai (Wakil Presiden), Prof. Luo Xiaoyan (Dekan Fakultas Bisnis), dan Prof. Liu Deping (Direktur Pengembangan).
Pertemuan berlangsung hangat, bersahabat dan penuh kekeluargaan, mencerminkan semangat saling menghormati serta komitmen kuat terhadap kolaborasi akademik lintas negara. Menurut Wakil Rektor III Universitas Murni Teguh, Assoc. Prof. Dr. Agus Susanto, MoU ini bukan sekadar seremoni, melainkan fondasi bagi kerja sama yang lebih nyata. “MoU ini akan menjadi landasan bagi kerja sama yang lebih konkret, yang nantinya dikembangkan melalui Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Agreement (IA),” ujarnya.
Adapun kemitraan yang akan dilakukan UMT–Pinxiang University diarahkan pada sejumlah program strategis, antara lain:
· Pertukaran mahasiswa dan dosen antar kedua universitas.
· Kolaborasi akademik bidang Bisnis dan Manajemen.
· Kolaborasi akademik bidang Hukum.
· Program akademik bersama dan pengembangan kurikulum.
· Program transfer kredit internasional, khususnya jalur studi 2+2 dan 3+1.

Kemitraan ini menandai langkah penting dalam memperkuat jejaring internasional UMT, serta menciptakan peluang lebih luas bagi mahasiswa dan dosen melalui kolaborasi akademik lintas negara. “Bagi mahasiswa, program seperti transfer kredit 2+2 dan 3+1 membuka jalan meraih pengalaman belajar di luar negeri tanpa kehilangan jalur studi di kampus asal. Dengan MoU ini, UMT semakin memantapkan posisinya sebagai kampus yang aktif membangun kerja sama global, khususnya dengan institusi pendidikan tinggi di Asia.,” sebut Assoc. Prof. Dr. Agus Susanto Tan.(RIL/MBB)









