KampusMedan – Medan, Setelah Koor Gabungan Kampung Baru HKBP Medan Sudirman tampil perdana bersama Orkestra 2 November 2025, kini keduanya menampilkan terobosan baru, dengan menambah instrument musik yang baru yaitu terompet.
Pada penampilan sebelumnya, instrument musik Orkestra terdiri dari Biola, Keyboard dan Piano, kini ditambah lagi dengan kehadiran Terompet yang dibawakan Gr.Tumpal Sitanggang, sehingga menambah warna baru ketika membawakan lagu “Makin Dekat Tuhan”.
Diawali musik intro yang apik, disambut alunan suara Koor Gabungan Kampung Baru, membuat suasana ibadah semakin hening dan menyejukkan. Dan ketika memasuki interlude, yaitu bagian selingan instrumental di tengah lagu yang berfungsi sebagai jembatan penghubung antarbagian, seperti antara verse ke chorus atau chorus ke chorus lainnya, tiupan Terompet berkolaborasi dengan alunan Biola dan dentingan Piano, menambah sukacita ibadah yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut.
Ketua Koor Gabungan Kampung Baru HKBP Medan Sudirman, Pariang Hutajulu menjelaskan, pihaknya berlatih secara terpisah kurang lebih 5 kali, dan berlatih bersama Orkestra dua kali, yaitu Kamis malam (26/3/2026) dan Sabtu malam (28/3/2026).
“Kita memang komit untuk berkolaborasi dengan Tim Orkestra minimal dua kali dalam setahun. Ini merupakan kolaborasi kedua. Dan pada kolaborasi berikutnya, kita akan coba mengawinkan sejumlah alat musik baru untuk memberikan warna musik baru. Kami sangat berterimakasih atas kesediaan Amang Gr.Tumpal Sitanggang yang berkenaan mengiringi kami dengan permainan Terompet yang sangat indah, terimakasih buat kehadiran Inang Guru yang ikut melantunkan lagu Makin Dekat Tuhan”,jelasnya.

Sementara itu, pelatih Koor Gabungan Kampung Baru, Ridwan Nainggolan, mengatakan dia puas atas hasil kolaborasi baru tersebut, meskipun tetap masih ada kekurangan disana-sini. “Selanjutnya kita tetap fokus latihan rutin setiap Kamis untuk tampil di ibadah setiap bulannya. Kemudian kita akan cari lagi lagu koor yang bisa kita kolaborasikan dengan Tim Orkestra ini ke depan. semoga anggota Koor Gabungan Kampung Baru tetap semangat latihan, tetap kompak, supaya semakin maju lagi ke masa-masa mendatang”,jelasnya.
Dibawah binaan Ketua Dewan Marturia yaitu St.Alexander L.Tobing, diasuh dan didampingi oleh Arie Paska Tambunan,SE,ST dan St.Susan Margaretha Silalahi, SE, dan pelatih Sopian Loren Sinaga, MSn, Tim Orkestra HKBP Medan Sudirman juga melakukan persiapan yang sama, yaitu latihan setiap Selasa malam pukul 19.00 WIB.
“Kolaborasi yang kedua ini makin smooth. Kami bersyukur Tim Orkestra mampu menampilkan yang terbaik, dibantu Amang Gr.Tumpal Sitanggang yang sangat mantap menghadirkan improvisasi indah. Semoga kolaborasi selanjutnya berjalan dengan baik”,ujarnya.
Pada ibadah Berbahasa Batak Toba yang dipimpin liturgis St.Christina Sibarani,AMKA, Pdt.Drs.Donald Sianturi,MDiv selaku pengkotbah, menjelaskan nats dari Filippi 2: 5-11, pentingnya kita meniru kepedulian Yesus Kristus sebagai Tuhan.
“Manusia penuh dosa, kita ditunggu sadar dan bertobat. Tapi meski tak sadar juga, kita manusia ciptaanNya tidak dibuang begitu saja, tidak dibiarkan manusia tetap di dalam dosa, tapi Tuhan mengalah dan datang lewat Yesus Kristus untuk menebus kita”,tegasnya.

Selain pentingnya meniru kepedulian Yesus, menurut Pdt.Drs.Donald Sianturi, kita juga perlu meniru kerendahan hati Yesus.”Meski kita punya jabatan tinggi tidak perlu menyombongkan diri. “Baen ma jabatanmi gabe pasu-pasu, unang gabe pusa-pusa. Jangan jadi monster bagi yang lain, tapi jadilah berkat. Lakukan S3 dalam kehidupan kita, yaitu Senyum, Sapa dan Salam”,tuturnya.
Pdt.Donald Sianturi menambahkan, kita juga perlu meniru sikap kesetiaan Yesus Kristus.”BapaNya di sorga memberikan tugas, dan Yesus tetap setia menjalankannya meskipun Yesus harus disalibkan. Kita harus setia menjalankan tugas yang diamanahkan kepada kita, setia dan siap berkeringat, siap menderita. Kita harus menjadi inisiator kebaikan, itulah Kristen sejati”,tambahnya.
Kemudian di bagian penutup, Pdt.Donald Sianturi meminta jemaat HKBP Medan Sudirman supaya percaya dan mengandalkan Yesus Kristus dalam hidupnya. Menurutnya kita tak perlu ragu dalam mengarungi kehidupan dengan segala pergumulan yang ada, asal mengandalkan Tuhan.(RED/MBB)








