Home / Kampus / IBT-UNPRI: Amodent Gargle Bukti Nyata Karya Dosen UNPRI Berdampak bagi Masyarakat.

IBT-UNPRI: Amodent Gargle Bukti Nyata Karya Dosen UNPRI Berdampak bagi Masyarakat.

KampusMedan – Medan, Inkubator Bisnis dan Teknologi Universitas Prima Indonesia (IBT-UNPRI)  beraudiensi dengan dosen peneliti Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prima Indonesia, sebagai bagian dari komitmen memperkuat ekosistem inovasi dan hilirisasi hasil riset di lingkungan Kampus UNPRI.

Audiensi ini mengangkat keberhasilan produk Amodent Gargle, cairan kumur berbahan alami yang merupakan hasil riset Dr. drg. Suci Erawati, M.Kes., dosen tetap Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prima Indonesia.

Produk Amodent Gargle telah berhasil memperoleh paten, memiliki izin edar BPOM, serta telah dipasarkan kepada masyarakat, sehingga menjadi contoh nyata bagaimana penelitian di perguruan tinggi dapat ditransformasikan menjadi produk inovatif, yang memiliki nilai ekonomi sekaligus memberikan manfaat bagi kesehatan masyarakat.

Ketua Inkubator Bisnis dan Teknologi Universitas Prima Indonesia (IBT-UNPRI), Dede Ansyari Guci, SE,MSc,PhD, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut menjadi inspirasi penting bagi seluruh sivitas akademika UNPRI, untuk tidak berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi melangkah lebih jauh menuju hilirisasi riset.

“Amodent Gargle membuktikan bahwa hasil penelitian dosen mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menciptakan nilai tambah ekonomi. Melalui IBT-UNPRI, kami berkomitmen mendampingi para dosen dan peneliti agar inovasi yang dihasilkan dapat dikembangkan menjadi produk unggulan yang siap dipasarkan, dan memberikan dampak nyata bagi bangsa,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. drg. Suci Erawati, M.Kes, menjelaskan bahwa pengembangan Amodent Gargle merupakan hasil dari proses penelitian yang panjang, mulai dari identifikasi potensi bahan aktif, pengujian ilmiah, hingga proses legalisasi dan komersialisasi produk.

“Harapan saya, keberhasilan ini dapat memotivasi dosen dan mahasiswa untuk terus melakukan penelitian yang berorientasi pada penyelesaian masalah masyarakat. Riset akan memberikan manfaat yang lebih luas, apabila mampu dihilirisasikan menjadi produk yang digunakan oleh masyarakat,” ungkapnya.

Audiensi ini juga menjadi momentum bagi IBT-UNPRI untuk memperkuat pelaksanaan Research Commercialization Program (RCP), yaitu program yang dirancang untuk mendampingi proses transformasi hasil penelitian menjadi produk komersial melalui tahapan perlindungan kekayaan intelektual, validasi teknologi, pengembangan model bisnis, pendampingan regulasi, hingga strategi pemasaran.

Melalui program tersebut, IBT-UNPRI berharap semakin banyak inovasi dosen maupun mahasiswa Universitas Prima Indonesia, yang tidak hanya menghasilkan publikasi ilmiah, tetapi juga mampu menjadi produk unggulan yang memberikan dampak ekonomi, sosial, dan kesehatan bagi masyarakat.

Dede menambahkan, keberhasilan Amodent Gargle menjadi bukti bahwa kolaborasi antara penelitian, inovasi, dan inkubasi bisnis merupakan langkah strategis dalam mewujudkan Universitas Prima Indonesia, sebagai perguruan tinggi yang unggul dalam menghasilkan inovasi yang bermanfaat dan berdaya saing. Dengan semangat hilirisasi riset, UNPRI terus mendorong lahirnya karya-karya inovatif yang mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem inovasi nasional”,pungkasnya.(RED/MBB)

Tag:

Tinggalkan Balasan