KampusMedan – Deli Serdang, Dosen Politeknik Negeri Medan (Polmed) menunjukkan kepeduliannya terhadap pengembangan masyarakat melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Dusun II Sawit Rejo, Desa Sawit Rejo, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang.
Dipimpin oleh Dr. Melvin Simanjuntak, tim pengabdian Polmed menghadirkan mesin pencacah pakan serbaguna, sebagai solusi atas persoalan penyediaan pakan yang selama ini dihadapi peternak kambing di wilayah tersebut.
Peternak di Dusun II Sawit Rejo memelihara sekitar 22 ekor kambing dengan kebutuhan pakan hijauan yang harus dipenuhi setiap hari. Selama ini, proses penyediaan pakan masih dilakukan secara manual, dengan mencari dan mengarit rumput dari lingkungan sekitar. Kondisi tersebut membutuhkan waktu dan tenaga yang cukup besar, dengan biaya tenaga mengarit diperkirakan mencapai sekitar Rp900.000 per bulan.
Di sisi lain, berbagai potensi pakan lokal seperti rumput gajah, rumput lapangan, jerami padi, daun ubi kayu, dan batang ubi kayu belum dimanfaatkan secara optimal. Sebagian hijauan juga terbuang karena kambing cenderung memilih bagian tanaman yang lebih muda dan lunak.
Melihat persoalan tersebut, tim Polmed tidak sekadar memberikan bantuan alat, tetapi mengembangkan teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan peternak. Prosesnya dimulai dari survei lapangan, identifikasi permasalahan, diskusi bersama peternak, perancangan, pembuatan, hingga pengujian mesin.
“Kami ingin teknologi yang diberikan benar-benar menjawab persoalan yang dihadapi peternak sehari-hari. Karena itu, prosesnya dimulai dari melihat kebutuhan di lapangan, bukan hanya membawa teknologi yang sudah jadi,” ujar Dr. Melvin Simanjuntak.
Mesin pencacah tersebut diharapkan dapat mempercepat proses penyiapan pakan, menghasilkan ukuran cacahan yang lebih seragam, mengurangi pakan yang terbuang, sekaligus membuka peluang pemanfaatan berbagai sumber pakan lokal dan limbah pertanian.
Tidak berhenti pada penerapan mesin, tim Polmed juga memberikan pelatihan pengoperasian, keselamatan kerja, dan perawatan mesin, serta melakukan pendampingan agar teknologi dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Polmed berupaya menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat, sekaligus mendorong penerapan teknologi tepat guna yang sederhana, aplikatif, dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Pengabdian ini menjadi wujud nyata komitmen Polmed untuk menghadirkan ilmu pengetahuan dan teknologi, yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat, membantu menyelesaikan persoalan di tingkat lapangan, serta mendorong usaha peternakan rakyat menjadi lebih efektif dan berkelanjutan.(RIL/MBB)









