KampusMedan – Medan, HKBP Medan Sudirman kembali memberikan apresiasi kepada 105 anak jemaat berprestasi, terdiri dari 14 orang yang duduk di bangku SD, 7 orang siswa SMP, 14 siswa SMA/SMK dan 70 orang mahasiswa/i dari berbagai perguruan tinggi. Pemberian apresiasi tersebut dilaksanakan saat ibadah Minggu (9/8/2026) pada ibadah pukul 10.00 WIB.
Apresiasi kepada anak jemaat berprestasi tersebut diberikan oleh Pendeta Resort Pdt.Banner Siburian,MTh, didampingi Ketua Dewan Diakonia St.Ir.Wilson Pardede, Ketua Seksi Pendidikan St.Iskandar Simatupang ,SH,MH. Pdt.Banner Siburian,MTh mengingatkan anak jemaat berprestasi tersebut dengan Firman Tuhan yang tertulis pada Amsal 1:7 Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan. Kemudian Amsal 9:10 Permulaan hikmat adalah takut akan Tuhan, dan mengenal Yang Maha Kudus adalah pengertian.
“Kita bersyukur anak-anak jemaat kita di HKBP Medan Sudirman ini pintar-pintar, baik yang sekolah di SD,SMP,SMA/SMK maupun mahasiswa. Ingat ya, dalam proses belajar itu, kalian harus takut sama Tuhan. Dan ketika kalian nanti sudah menjadi orang suatu saat, harus tetap takut sama Tuhan”, tegasnya.
Dalam renungan yang disampaikan Pdt.Banner Siburian,MTh yang diambil dari Matius 14:22-23, meminta seluruh jemaat untuk tenang dan jangan takut, meski pun banyak badai menerpa hidup kita, tidak terkecuali kepada anak jemaat penerima apresiasi tersebut. “Hanya dekat Tuhan saja kita tenang. tetapi dekat dengan Tuhan bukan berarti semua masalah dari hadapan kita langsung terselesaikan. Tenang bersama Tuhan berarti kita tenang menghadapi pergumulan hidup, karena Tuhan menyertai dan menguatkan kita”,ujarnya.
Pdt.Banner Siburian MTh mengatakan bahwa banyak ombak dalam kehidupan manusia, di perahu kita, dalam rumah tangga kita. Dan ketika berbagai ombak kehidupan itu muncul, sering kali kita nampak seperti tak kenal Tuhan, seperti tersembunyi Tuhan meski pun kita beriabdah, partangiangan, berdoa, berkoor, karena kita melihat masalah hidup kita lebih besar dari wajah Tuhan, seperti Petrus. Tapi Tuhan tidak serta merta meninggalkan kita, dan tetap berbisik bahwa Tuhan disisi kita memberi ketenangan”,tandasnya.
Ditambahkan Pdt.Banner Siburiabn MTh, jangan sampai pemahaman dan pemikiran kita lebih besar masalah dan pergumulan hidup kita dari Tuhan. “Jika sempat pemikiran kita seperti itu, iman kita akan terganggu, akhirnya kita akan takut menghadapi masalah hidup, terguncang menjalani perjalanan kehidupan. Tuhan Yesus tidak langsung menghentikan ombak yang menghantam perahu murid-muridnya, setelah masuknya murid-muridnya dan Tuhan Yesus ke perahu itu ombak dan angin pun reda. Tidak semua masalah kehidupan kita terus dibuang Allah, tapi setelah masuk Tuhan Yesus ke perahu keluarga kita, berhentilah ombak dan angin atau pergumulan hidup kita. Keluarga kita bisa tenang bersama anak-anak kita menghadapi kehidupan, meskipun ombak dan angin itu masih tetap ada di sekitar kita. Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita (Roma 8:31).
Sebelumnya St.Iskandar Simatupang,SH,MH melaporkan bahwa pemberian kepada anak berprestasi sudah dimulai beberapa tahun sebelumnya, ketika itu Seksi Pendidikan dipimpin St. Dr.Gerry Silaban,MKes didampingi St.Hengky Hutajulu selaku Sekretaris. St.Iskandar Simatupang SH MH bahwa jumlah anak berprestasi terus meningkat dari tahun ke tahun secara signifikan. St.Iskandar Simatupang SH MH optimis kelak anak-anak penerima apresiasi tersebut akan menduduki jabatan yang baik di pemerintahan, di perusahaan swasta atau menjadi pelayan di gereja. “Ketika kami buat UTBK di gereja ini, 25 orang dari 30-an peserta masuk ke perguruan tinggi negeri. Oleh sebab itu, anak-anak kami jemaat gereja ini, kalau kami menggelar kegiatan yang bermanfaat, tolong direspon. Semoga ke depan anak-anak kami berhasil, dan takut akan Tuhan seperti disampaikan amang Panres tadi”,ujarnya.
Di sela-sela ibadah tersebut, tampil sejumlah koor atau paduan suara mengumandangkan lagu pujian, antara lain Koor Ama Huria, Koor Gabungan Parompuan, Koor Kantate dan koor Gabungan Wijk Sei Agul/Jl.Karya. Ibadah dipandu liturgist St.Polman Manurung,SH, pewarta St.Rosianna br.Manurung SP, Song Leader Andronicus Napitupulu,SE,MSi, Ny.Uli Napitupulu br Tambunan SHut dan Ny.Marthauli Simanjuntak br.Napitupulu,SH,MM dan pemusik Ny.dr.Winda Surbakti br Tambun dan Samuel Tobing.(RED/MBB)








