Home / Bisnis / Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid Jadi Presiden Komisaris Maybank

Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid Jadi Presiden Komisaris Maybank

KampusMedan – Jakarta, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun 2026 PT Bank Maybank Indonesia Tbk (“Maybank Indonesia” atau “Bank”) yang diselenggarakan pada hari ini memutuskan untuk mengangkat Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid sebagai Presiden Komisaris Maybank Indonesia. 

Selain itu, Rapat juga menyetujui pengangkatan Dato’ Sri Khairussaleh Ramli dan Dr. Hasnita Dato’ Hashim sebagai Komisaris Perseroan, serta Mariana Husin sebagai Direktur Perseroan. Perubahan struktur kepemimpinan ini dilakukan guna mendukung penguatan strategi pertumbuhan berkelanjutan Perseroan, ROAR30.

Pada saat yang sama, RUPST menyetujui pengakhiran masa jabatan Edwin Gerungan sebagai Komisaris dan Ricky Antariksa sebagai Direktur. Rapat juga menyetujui pengangkatan kembali Hendar sebagai Komisaris Independen serta Effendi sebagai Direktur Perseroan.

Dengan demikian, setelah pelaksanaan RUPST 2026, susunan Dewan Komisaris, Direksi dan Dewan Pengawas Syariah Maybank Indonesia adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris
Presiden Komisaris:Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid*)
Komisaris:Dato’ Sri Khairussaleh Ramli**)
Komisaris:Datuk Lim Hong Tat
Komisaris Independen:Hendar
Komisaris Independen:Putut Eko Bayuseno
Komisaris Independen:Marina R. Tusin
Komisaris Independen:Daniel James Rompas
Komisaris:Dr. Hasnita Dato’ Hashim*)
Direksi
Presiden Direktur:Steffano Ridwan
Direktur:Irvandi Ferizal
Direktur:Effendi
Direktur:Widya Permana
Direktur:Bambang Andri Irawan
Direktur:Shaiful Adhli Yazid
Direktur:Yessika Effendi
Direktur:Romy Hardiansyah
Direktur:Bianto Surodjo
Direktur:Mariana Husin*)
Dewan Pengawas Syariah
Ketua:M. Sa’ad Ih
Anggota:Sodikun
Anggota:Ahmad Satori

Selain itu, RUPST juga menyetujui penetapan penggunaan laba bersih Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. Sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, laba bersih Bank sebesar Rp1.657.366.285.038, sebanyak 35% atau maksimal sebesar Rp580.078.199.763,- akan dialokasikan untuk pembagian dividen tunai dengan nilai Rp7,61106,- per saham. Sisanya sebesar Rp1.077.288.085.275,- yaitu 65% dari laba bersih Bank akan ditetapkan sebagai laba ditahan guna mendukung penguatan permodalan dan pengembangan usaha Perseroan ke depan.

Sejalan dengan pelaksanaan RUPST, Presiden Direktur Maybank Indonesia Steffano Ridwan menyampaikan, perubahan kepemimpinan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat posisi Bank sebagai mitra keuangan regional, sejalan dengan peran Indonesia sebagai salah satu home market Maybank Group.

Steffano menambahkan, Maybank Indonesia akan terus mengoptimalkan kekuatan jaringan dan kapabilitas global yang dipadukan dengan pemahaman pasar lokal untuk mendukung pertumbuhan sektor keuangan di Indonesia.(REL/MBB)

Tag:

Tinggalkan Balasan