KampusMedan – Belawan, Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Politeknik Negeri Medan (Polmed) melaksanakan kegiatan peningkatan literasi keuangan digital dan mitigasi risiko Financial Technology (FinTech), bagi guru Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al-Iqra, Kelurahan Belawan Pulau Sicanang, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara.
Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada hari Sabtu 3 Oktober 2026 oleh tim, yang diketuai oleh Mutiara Pulungan, S.E., M.Si, bersama anggotanya Rovidatul Hikmah Tanjung, M.Kom, Rizki Arvi Yunita, M.Ak, Ervina Rosarina Hasibuan, S.E., M.Ak dan Fera Damayanti, S.T., M.Kom.
Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi Politeknik Negeri Medan dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat, khususnya tenaga pendidik, agar mampu memanfaatkan perkembangan layanan keuangan digital secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.
Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat telah memberikan kemudahan dalam berbagai aktivitas keuangan. Transaksi melalui perbankan digital, dompet elektronik, pembayaran berbasis kode QR, pinjaman daring hingga berbagai layanan FinTech kini semakin dekat dengan kehidupan masyarakat.
Namun, kemudahan tersebut juga perlu diimbangi dengan pemahaman mengenai berbagai risiko yang bisa muncul, seperti penipuan digital, penyalahgunaan data pribadi, investasi ilegal, pinjaman online ilegal, phishing, serta berbagai modus kejahatan keuangan berbasis teknologi.
Melalui kegiatan PKM ini, para guru MIS Al-Iqra memperoleh edukasi mengenai pentingnya literasi keuangan digital, pengelolaan keuangan secara bijak, serta cara mengenali dan mengantisipasi berbagai risiko dalam penggunaan layanan FinTech.
Materi yang disampaikan mencakup pengenalan konsep literasi keuangan digital, perkembangan layanan keuangan berbasis teknologi, manfaat FinTech dalam kehidupan sehari-hari, keamanan transaksi digital, perlindungan data pribadi, serta langkah-langkah untuk mengenali layanan keuangan digital yang aman dan terpercaya.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi dan tanya jawab, terkait berbagai permasalahan yang sering ditemui masyarakat dalam menggunakan layanan keuangan digital.
Para peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya bersikap lebih teliti sebelum menggunakan suatu layanan keuangan, tidak mudah memberikan informasi pribadi seperti PIN dan kode OTP, serta memastikan legalitas penyedia layanan sebelum melakukan transaksi.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari para guru MIS Al-Iqra. Para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias, terutama ketika membahas berbagai modus penipuan digital dan risiko penggunaan layanan pinjaman daring yang saat ini semakin beragam.
Tim Pengabdian Polmed berharap edukasi yang diberikan tidak hanya meningkatkan pemahaman para guru dalam mengelola keuangan pribadi, tetapi juga dapat memberikan dampak yang lebih luas. Sebagai tenaga pendidik, guru memiliki peran penting dalam menyampaikan pengetahuan dan membangun kebiasaan bijak dalam memanfaatkan teknologi kepada siswa, keluarga, maupun masyarakat di lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan ini, para guru diharapkan semakin mampu membedakan layanan FinTech yang legal dan ilegal, memahami pentingnya perlindungan data pribadi, serta mengambil keputusan finansial secara lebih rasional sebelum menggunakan produk dan layanan keuangan digital.
Pelaksanaan PKM di MIS Al-Iqra Belawan Pulau Sicanang, juga menjadi salah satu wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi oleh Politeknik Negeri Medan, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam menghadapi tantangan transformasi digital.
Diharapkan kedepannya edukasi mengenai literasi keuangan digital diharapkan dapat terus dikembangkan, sehingga masyarakat tidak hanya mampu memanfaatkan kemajuan teknologi keuangan, tetapi juga memiliki kesadaran yang lebih tinggi terhadap aspek keamanan serta berbagai risiko yang menyertainya.
Dengan meningkatnya literasi keuangan digital, guru MIS Al-Iqra diharapkan dapat menjadi bagian dari masyarakat yang cerdas finansial, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta lebih aman dalam memanfaatkan layanan keuangan digital dan FinTech.(RIL/MBB)








