KampusMedan – Serdang Bedagai, Dosen Politeknik Negeri Medan (Polmed) mengadakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) kepada peternak itik di Dusun IV Desa Bengkel Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Rabu (23/9/2026).
Pengabdian ini ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi dan daya saing usaha peternakan itik, dalam hal mengatasi permasalahan peternak menghadapi kendala dalam penyediaan pakan, khususnya jagung pecah sebagai bahan baku utama pakan ternak.
Selama ini proses pemecahan jagung masih bergantung pada jasa penggilingan dari pihak luar, sehingga menyebabkan tingginya biaya operasional, ketidakpastian waktu penyediaan pakan, serta keterbatasan dalam meningkatkan kapasitas produksi.
Pada kegiatan ini, Dosen Polmed memperkenalkan mesin pemecah jagung, hasil penelitian tim dosen PKM dari Polmed. Pengabdian yang digagas oleh tim dosen Polmed yang diketuai Melvin B.H. Sitorus, ST MT ini, diawali dari survey yang dilakukan tiga bulan sebelumnya.

Tim pengabdian menemukan bahwa peternak saat ini mengelola sekitar 3.000 ekor itik pedaging dengan potensi pengembangan hingga 10.000 ekor apabila permasalahan pakan dapat teratasi.
Metode pelaksanaan kegiatan meliputi survei dan identifikasi kebutuhan mitra, analisis kebutuhan teknologi, diskusi dan penyempurnaan desain mesin, pengadaan bahan dan komponen, pembuatan dan perakitan mesin, pengujian performa mesin, pelatihan operasional dan perawatan mesin, serta pendampingan pascaimplementasi.
Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa dalam proses perancangan, fabrikasi dan implementasi teknologi. Tim yang terdiri dari dosen Politeknik Negeri Medan beranggotakan Soni Hestukoro, S.T., M.T, Ir. Akhruddin, M.T, Ir. Rufinus Nainggolan, M.T dan Jenny Sari Tarigan, S.E., M.T.I, selanjutnya menyerahkan mesin pemecah jagung kepada mitra peternak itik yang dalam hal ini diterima Hartono.(RIL/MBB)









