KampusMedan – Medan, Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Sains dan Teknologi (FAST) Universitas Prima Indonesia (UNPRI), sukses menyelenggarakan MATRIX 2026 (Modern Automation, Technology, Robotics and EBT Exhibition) di Lobby Lantai 10 Kampus UNPRI, 9 hingga11 Juli 2026.
Pameran ini menampilkan berbagai proyek inovatif mahasiswa yang mengintegrasikan otomasi, robotika, Internet of Things (IoT), serta Energi Baru Terbarukan (EBT). Beberapa karya unggulan yang menyita perhatian meliputi Sistem Monitoring Cairan Infus dan Notifikasi Otomatis berbasis IoT, serta Prototipe Alat Terapi Saraf Tangan berbasis Arduino UNO dengan sensor opto-coupler. Inovasi elektromedis ini merupakan hasil riset kolaboratif yang didukung penuh oleh jaringan fasilitas kesehatan Prima Group, termasuk RSU Royal Prima Medan.
Wakil Rektor I UNPRI, Dr. Abdi Dharma, S.Kom., M.Kom., memberikan apresiasi tinggi terhadap pameran ini. “Inovasi teknologi adalah jantung dari visi UNPRI sebagai kampus sociotechnopreneurship. Melalui pameran ini, mahasiswa menunjukkan bahwa mereka tidak hanya menguasai teori, tetapi mampu mengubahnya menjadi karya nyata yang solutif bagi tantangan industri global,” ujarnya.
Kepala Program Studi Teknik Elektro FAST UNPRI, Winner Parluhutan Nainggolan, S.T., M.Kom., menjelaskan bahwa MATRIX 2026 mencerminkan tiga pilar pengembangan prodi: sistem kendali, telekomunikasi, dan energi terbarukan. “Kami mendorong mahasiswa untuk menjawab tantangan lintas disiplin. Riset elektromedis dan IoT kesehatan yang dikembangkan bersama RSU Royal Prima adalah bukti nyata bahwa teknik dan kesehatan dapat berkolaborasi menghasilkan solusi bagi masyarakat,” tegasnya.
MATRIX 2026 menegaskan bahwa mahasiswa UNPRI mampu menghasilkan karya teknologi yang relevan dan berdaya saing tinggi. Sebagai perguruan tinggi terakreditasi unggul, UNPRI terus memfasilitasi talenta sivitas akademika untuk menjadi inovator muda yang berkontribusi bagi kemajuan bangsa.(RED/MBB)









