Home / Bisnis / RUPS 2026, Astra  Bagikan Dividen Tunai Rp15,7 Triliun

RUPS 2026, Astra  Bagikan Dividen Tunai Rp15,7 Triliun

KampusMedan – Jakarta,  PT Astra International Tbk (”Astra” atau ”Perseroan”) pada hari ini, Kamis (23/4) mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2026 (”Rapat” atau ”RUPST”). Dalam Rapat tersebut telah diputuskan beberapa hal, antara lain membagikan dividen senilai Rp15,7 Triliun.

RUPS menyetujui dan menerima baik Laporan Tahunan untuk tahun buku 2025, termasuk mengesahkan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan, serta mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan sebagaimana dimuat dalam laporan mereka tanggal 26 Februari 2026 dengan pendapat wajar dalam semua hal yang material.

Selain itu, RUPS juga menyetujui penggunaan laba bersih konsolidasian Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 sebesar Rp32.768.787.786.564 sebagai berikut sebesar Rp390 setiap saham atau sebanyak-banyaknya Rp15.668.846.832.200, dibagikan sebagai dividen tunai, termasuk di dalamnya dividen interim sebesar Rp98 per saham atau sebesar Rp3.967.388.207.720, yang telah dibayarkan pada tanggal 31 Oktober 2025. 

Dengan demikian, sisanya sebesar Rp292 per saham akan dibayarkan pada tanggal 25 Mei 2026 kepada Pemegang Saham Perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 6 Mei 2026 pukul 16.00 WIB (“Recording Date Dividen”).

Kemudian memberikan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk melaksanakan pembagian dividen tersebut dan untuk melakukan semua tindakan yang diperlukan. Pembayaran dividen akan dilakukan dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan pajak, Bursa Efek Indonesia dan ketentuan pasar modal lainnya yang berlaku, dan sisanya minimum sebesar Rp17.099.940.954.364 dibukukan sebagai laba ditahan Perseroan. Jumlah total yang sebenarnya, akan bergantung pada total dividen tunai yang dibagikan kepada pemegang saham.

Selanjutnya RUPS mengangkat Prijono Sugiarto sebagai Presiden Komisaris Perseroan, Sri Indrastuti Hadiputranto sebagai Komisaris Independen Perseroan, Muliaman Darmansyah Hadad sebagai Komisaris Independen Perseroan, Muhamad Chatib Basri sebagai Komisaris Independen Perseroan, Pariya Tangtongpairoth sebagai Komisaris Independen Perseroan, Anthony John Liddell Nightingale sebagai Komisaris Perseroan, Benjamin William Keswick sebagai Komisaris Perseroan, Rudy sebagai Presiden Direktur Perseroan, Gidion Hasan sebagai Direktur Perseroan, Santosa sebagai Direktur Perseroan, Gita Tiffani Boer sebagai Direktur Perseroan, FXL Kesuma sebagai Direktur Perseroan, Thomas Junaidi Alim. W sebagai Direktur Perseroan, Hsu Hai Yeh sebagai Direktur Perseroan, Siswadi sebagai Direktur Perseroan, Djap Tet Fa sebagai Direktur Perseroan terhitung sejak ditutupnya Rapat untuk masa jabatan sebagaimana yang ditentukan oleh Anggaran Dasar Perseroan.

Tag:

Tinggalkan Balasan