Home / Kampus / Mahasiswa Fakultas Pertanian UHN, Ikuti Studi Independen Bersertifikat  di PT Sekolah Ekspor Indonesia 

Mahasiswa Fakultas Pertanian UHN, Ikuti Studi Independen Bersertifikat  di PT Sekolah Ekspor Indonesia 

KampusMedan – Medan, Sebanyak lima mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas HKBP Nommensen (UHN) Medan mengikuti Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) Kampus Berdampak di PT Sekolah Ekspor Indonesia. Program ini berlangsung mulai 4 Maret hingga 16 Juni 2026.

Kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar di luar kampus, khususnya dalam bidang ekspor dan pengembangan potensi produk lokal. Program ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kompetensi mahasiswa di dunia kerja.

Dekan Fakultas Pertanian Universitas HKBP Nommensen Medan Medan, Dr. Hotden L. Nainggolan, SP, M.Si, Rabu (18/3/2026) menyampaikan, bahwa kelima mahasiswa tersebut berasal dari Program Studi Agribisnis dan mereka mengikuti program MSIB pada semester genap Tahun Akademik 2025/2027.

Menurut Dr. Hotden L. Nainggolan, SP, M.Si, program ini menjadi sarana pembelajaran yang sangat berharga bagi mahasiswa. Selain mendapatkan teori, mahasiswa juga akan terlibat langsung dalam praktik yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

Sementara itu, Ketua Program Studi Agribisnis, Dr. Albina Ginting, SP, M.Si, menyebutkan bahwa lima mahasiswa yang terpilih adalah Guido Imanuel Pardede, Andre Subastian Sitompul, Bersona Sitompul, Rohit Wilman Waruwu, Destri Ratna Laoli dan kelimanya dinyatakan lolos berdasarkan LoA Nomor 201/YSEN/III/26.

Dr. Albina Ginting, SP, M.Si, mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian para mahasiswa tersebut. Ia menilai program ini dapat membuka peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri sekaligus berkontribusi dalam sektor ekspor nasional.  “Kami berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik. Melalui program tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menjadi eksportir muda yang kompeten di masa depan”, tuturnya.

Salah seorang peserta program menyampaikan bahwa pada tahap awal mereka mempelajari dasar-dasar menjadi eksportir 4.0. Selain itu, mereka juga terlibat dalam tim untuk mengembangkan potensi ekspor produk lokal, termasuk komoditas pertanian, yang dinilai memberikan pengalaman baru dan bermanfaat.(REL/MBB)

Tag:

Tinggalkan Balasan