Home / Kampus / Sukseskan Program Strategis Nasional, Direktorat Jenderal Perkebunan Monev Mahasiswa BPDP Faperta UNPRI

Sukseskan Program Strategis Nasional, Direktorat Jenderal Perkebunan Monev Mahasiswa BPDP Faperta UNPRI

KampusMedan – Medan, Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Prima Indonesia (UNPRI) menerima kunjungan kerja tim asesor dari Direktorat Jenderal Perkebunan, dalam rangka Monitoring dan Evaluasi (Monev) Beasiswa Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).

Kegiatan strategis ini bertempat di Ruang Rapat Besar Lantai 10 Kampus Utama UNPRI, Jalan Sampul, Medan, dengan kehadiran dua tim asesor dari pusat yang melakukan evaluasi langsung terhadap pelaksanaan Program Beasiswa SDM Perkebunan Kelapa Sawit (PKS) di UNPRI.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Rektor I UNPRI Bidang Akademik, Sistem Informasi, dan Kemahasiswaan, Dr. Abdi Dharma, S.Kom., M.Kom, FITPM, FITAR, AITSP, MCF, MTCNA, MTCRE; Dekan Faperta UNPRI, Dr. Suratni Afrianti, S.T., M.Si beserta Ketua Program Studi Agribisnis dan Ketua Program Studi Agroteknologi. Monev ini diikuti oleh 12 mahasiswa penerima Beasiswa SDM PKS dari angkatan 2023 hingga 2026 yang berasal dari dua program studi tersebut.

Rangkaian kegiatan Monev mencakup tiga sesi utama: verifikasi berkas untuk memastikan kelengkapan dan keabsahan dokumen penerima beasiswa, sesi wawancara mendalam untuk menilai perkembangan akademik dan capaian mahasiswa selama mengikuti program, serta peninjauan fasilitas melalui campus tour yang memperlihatkan secara langsung sarana dan prasarana pembelajaran Faperta UNPRI kepada tim asesor.

Wakil Rektor I UNPRI menegaskan bahwa program beasiswa BPDP merupakan bagian dari agenda strategis nasional yang didukung penuh oleh institusi. “UNPRI berkomitmen untuk menjadi mitra terpercaya pemerintah dalam mengembangkan SDM perkebunan kelapa sawit yang kompeten dan berdaya saing. Kehadiran tim asesor hari ini adalah kesempatan bagi kami untuk menunjukkan bahwa amanah pengelolaan beasiswa ini dijalankan secara serius, terukur, dan berdampak nyata,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan Faperta UNPRI, Dr. Suratni Afrianti, S.T., M.Si menambahkan, bahwa mahasiswa penerima beasiswa SDM PKS tidak hanya menerima dukungan finansial, tetapi juga dibina secara akademik untuk menjadi tenaga ahli perkebunan yang siap menghadapi tantangan industri kelapa sawit nasional. “Kami mendidik mereka bukan sekadar untuk lulus, tetapi untuk menjadi bagian dari solusi bagi industri perkebunan Indonesia,” tambahnya.

Keberhasilan UNPRI dalam mengelola Beasiswa SDM PKS, yang kini mencakup dua program studi dan empat angkatan, mencerminkan kepercayaan Direktorat Jenderal Perkebunan dan BPDP terhadap kapasitas Faperta UNPRI sebagai lembaga pendidikan tinggi pertanian yang relevan dan berdampak bagi sektor perkebunan nasional.(RED/MBB)

Tag:

Tinggalkan Balasan