KampusMedan – Medan, Universitas Prima Indonesia (UNPRI) melalui Divisi Ekspor Impor kembali melangkah cepat dalam memperkuat kompetensi global sivitas akademika. Kali ini, UNPRI sukses menggelar Pelatihan Angkatan I Ekspor Impor bagi para pengusaha mahasiswa dan alumni yang telah mumpuni menjalankan bisnis di berbagai sektor.
Kegiatan strategis ini dilaksanakan selama dua hari dengan pola 16 jam pada 29–30 September 2026 secara hibrid, bertempat di Ruang Hibrid U 2003 Lantai 20 Kampus Utama UNPRI, serta diikuti oleh kalangan pengusaha, dosen-dosen pengajar dari Kampus UNPRI Medan, PSDKU UNPRI di Riau, hingga Universitas Adiwangsa Jambi.
Ketua Divisi Ekspor Impor UNPRI, Dr. Ir. Deni Faisal Mirza, M.M yang memimpin divisi bentukan Rektor UNPRI sejak tujuh bulan lalu, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian orientasi yang sebelumnya sukses diawali melalui talk show ekspor impor.
Melihat antusiasme yang tinggi, UNPRI berkomitmen untuk terus mengembangkan potensi mahasiswa, alumni, dan dosen melalui kegiatan bisnis ekspor impor yang akan dikembangkan secara berkala dengan pola “Quantum” setiap dua bulan sekali. Pada angkatan kedua mendatang, pelatihan ini direncanakan menjangkau peserta dalam jumlah yang lebih besar dengan melibatkan mahasiswa, alumni, dosen, hingga para *tenant* di lingkungan kampus UNPRI, ujar Dr. Deni di sela-sela kegiatan.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor 3 UNPRI,Refi Ikhtiari, S.Si., M.Sc., Ph.D, dengan menghadirkan 40 peserta pelatihan serta 8 narasumber ahli dari berbagai instansi dan asosiasi strategis. Jajaran narasumber tersebut meliputi pengusaha ekspor kopi, eksportir pupuk janjangan kosong sawit, Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI), Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Utara, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera Utara, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumatera Utara, serta PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah I Medan (Sumatera Utara dan Aceh).
Dalam sambutan pembukaannya, Wakil Rektor III UNPRI menyampaikan harapan besar agar pelatihan ini mampu memberdayakan pengusaha dari kalangan mahasiswa, alumni, dan dosen untuk bertransformasi menjadi eksportir andal di masa depan, sejalan dengan langkah kampus yang telah memasuki era pendidikan berstandar internasional. Penekanan tersebut juga diarahkan agar Divisi Ekspor Impor UNPRI memperluas ruang lingkupnya guna merangkul lebih banyak pelaku usaha di luar lingkungan kampus UNPRI di Kota Medan.

Apresiasi tinggi turut disampaikan oleh salah satu narasumber utama, Direktur Utama PT Bintang Tiga Jaya, Susilawati. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa UNPRI merupakan perguruan tinggi pertama yang mereka ketahui memberikan kesempatan dan akses nyata bagi mahasiswa untuk melakukan edukasi serta peluang ekspor produk ke luar negeri melalui divisi khusus.
“Kami salut dengan UNPRI. Melalui Divisi Ekspor Impor, walaupun baru berumur 7 bulan, mampu menyahuti keinginan pasar global dengan mengespor kopi ke Filipina dan Australia berkolaborasi dengan PT Bintang Tiga Jaya pada Juni dan Agustus yang lalu”, ungkapnya.(RED/MBB)








