Home / Kampus / UNPRI Gelar PKM Internasional Bersama ASEZ dan Mahasiswa Korea Selatan, Dorong Sustainable Consumer Behaviour Menuju Nol Plastik 2040

UNPRI Gelar PKM Internasional Bersama ASEZ dan Mahasiswa Korea Selatan, Dorong Sustainable Consumer Behaviour Menuju Nol Plastik 2040

KampusMedan – Medan – Universitas Prima Indonesia (UNPRI) menggelar Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional bertajuk “Edukasi Sustainable Consumer Behaviour dan Circular Economy Menuju Nol Plastik 2040” pada Senin (10/8/2026) di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNPRI, Medan. Kegiatan ini merupakan bagian dari Seminar ASEZ Nol Plastik 2040 yang diinisiasi oleh ASEZ (Save the Earth from A to Z) Cabang Medan Indonesia.

Kegiatan ini turut menghadirkan mahasiswa internasional dari sejumlah perguruan tinggi Korea Selatan, di antaranya Korea National University of Transportation, University of Seoul, Duksung Women’s University, Myongji College, dan Kyungwoon University, bersama akademisi David Danghengjangnim dari Seoul National University (SNU). Sambutan dari pihak UNPRI disampaikan oleh Dr. Fenny Krisna Marpaung, S.E., M.Si., menandai dimulainya kolaborasi antara UNPRI dan ASEZ dalam kegiatan edukasi lingkungan lintas negara tersebut.

Edukasi Perilaku Konsumen Berkelanjutan

Materi utama disampaikan oleh mahasiswa internasional Ester Jupionta Pakpahan dan Jang Dabin dari Kyungwoon University,, yang mengangkat pentingnya peran generasi muda dalam mendorong perilaku konsumsi yang lebih berkelanjutan.

Peserta diajak memahami bahwa persoalan sampah plastik tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan sampah setelah digunakan, tetapi juga menyangkut perilaku konsumen sejak memilih, menggunakan, hingga membuang suatu produk.

Mahasiswa juga didorong untuk mengampanyekan pengurangan sampah plastik di lingkungan masing-masing, baik melalui aktivitas di lingkungan kampus maupun melalui media sosial. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi penerima edukasi, tetapi juga dapat berperan sebagai agen perubahan yang menyebarluaskan kesadaran mengenai pentingnya perilaku konsumsi yang lebih berkelanjutan.

Mengenal Circular Economy

Selain sustainable consumer behaviour, pemateri turut memperkenalkan konsep circular economy atau ekonomi sirkular sebagai pendekatan alternatif dari pola konsumsi linear “ambil–pakai–buang” yang selama ini dominan.

Melalui ekonomi sirkular, penggunaan sumber daya diarahkan agar lebih bertanggung jawab dengan mengutamakan pengurangan (reduce), penggunaan kembali (reuse), serta pengelolaan dan pemanfaatan material secara berkelanjutan.

Pemateri menekankan bahwa persoalan sampah plastik tidak dapat diselesaikan hanya dengan membuang sampah pada tempatnya, melainkan memerlukan perubahan cara pandang sejak sebelum suatu produk digunakan hingga setelah tidak lagi terpakai. Prinsip inilah yang menjadi bagian penting dalam mendukung gerakan Nol Plastik 2040 yang diusung dalam kegiatan tersebut.

Penandatanganan Komitmen Lingkungan

Salah satu rangkaian penting acara adalah penandatanganan Petisi Global Plastic Treaty sebagai wujud dukungan terhadap upaya mewujudkan perjanjian plastik global dan masa depan lingkungan yang berkelanjutan.

Komitmen ini ditandatangani oleh sejumlah perwakilan dosen UNPRI, yaitu Bayu Wulandari, S.E., M.Si., CTAR.; Dr. Fenny Krisna Marpaung, S.E., M.Si.; Dr. Windania Purba, S.Kom., M.Kom.; Tuty Nainggolan, S.Kom., M.M.; Melfrianti Romauli Purba, S.P., M.M.; dan Esther Praja Anggriany Panggabean, S.E., M.Si.

Rangkaian acara turut dimeriahkan dengan penampilan paduan suara mahasiswa internasional yang membawa pesan mengenai kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan plakat sebagai bentuk apresiasi dan sesi foto bersama seluruh peserta.

Kolaborasi Ekonomi dan Teknologi Komunikasi

Kegiatan PKM Internasional ini menjadi ruang kolaborasi lintas disiplin dengan memadukan perspektif ekonomi dan perilaku konsumen melalui edukasi sustainable consumer behaviour dan circular economy, serta aspek teknologi komunikasi melalui pemanfaatan media sosial sebagai sarana kampanye pengurangan sampah plastik.

Pendekatan tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memahami bahwa perubahan perilaku konsumsi dan kepedulian lingkungan dapat diperkuat melalui komunikasi dan partisipasi digital. Mahasiswa didorong untuk menggunakan media sosial yang mereka miliki sebagai sarana menyebarluaskan informasi, mengajak lingkungan sekitar, serta membangun kesadaran mengenai pentingnya pengurangan limbah plastik.

Awal Kolaborasi Berkelanjutan

Pihak UNPRI berharap kegiatan ini menjadi langkah awal kolaborasi yang lebih luas dengan ASEZ Cabang Medan dan jejaring mahasiswa internasional Korea Selatan, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada lingkungan.

Kolaborasi antara UNPRI, ASEZ, mahasiswa, dan akademisi internasional ini diharapkan dapat terus berkembang melalui berbagai kegiatan edukasi, kampanye lingkungan, dan program pengabdian kepada masyarakat yang mendorong penerapan perilaku konsumsi berkelanjutan serta pemahaman ekonomi sirkular.

Melalui kolaborasi lintas negara dan lintas disiplin tersebut, kegiatan ini diharapkan turut membangun kesadaran generasi muda untuk mengambil bagian dalam pengurangan sampah plastik dan mendukung terwujudnya Nol Plastik 2040.(REL/MBB)

Tag:

Tinggalkan Balasan