Home / Kampus / Dukung Pembangunan Pertanian Toba, Fakultas Pertanian UHN Medan Terjunkan Mahasiswa Praktik Kerja Lapangan

Dukung Pembangunan Pertanian Toba, Fakultas Pertanian UHN Medan Terjunkan Mahasiswa Praktik Kerja Lapangan

KampusMedan – Medan, Pembangunan pertanian tidak lagi cukup bertumpu pada peningkatan produksi semata. Perubahan iklim, alih fungsi lahan, regenerasi petani, hingga tuntutan penerapan inovasi dan teknologi mendorong lahirnya kolaborasi yang semakin erat antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Berangkat dari kebutuhan tersebut, Fakultas Pertanian Universitas HKBP Nommensen Medan kembali memperkuat kemitraannya dengan Pemerintah Kabupaten Toba melalui pelaksanaan Program Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang melibatkan 56 mahasiswa dari Program Studi Agroteknologi, Agribisnis, dan Teknologi Hasil Pertanian.

Dalam keterangannya (Sabtu, 25 Juli 2026) Dekan Fakultas Pertanian Universitas HKBP Nommensen Medan, Dr. Hotden L. Nainggolan, SP, M.Si secara resmi menyerahkan 56 Mahasiswa Fakultas Pertanian kepada Pemerintah Kabupaten Toba dalam acara temu ramah di Kantor Bupati Toba, Balige, Rabu (23/7/2026) untuk melaksanakan Praktek Kerja Lapangan mulai 25 Juli hingga 31 Agustus 2026 bersama dengan Wakil Rektor IV Dr. Ir. Erika Pardede, M.App.Sc, didampingi Wakil Dekan I Ir. Yanto Raya Tampubolon, MP., serta Ketua Program Studi Agribisnis Dr. Albina Ginting, SP., M.Si.

Rombongan Fakultas Pertanian Universitas HKBP Nommensen Medan diterima Pemerintah Kabupaten Toba oleh Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus, SH., M.Si., didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Toba Lena Pardede, SP., M.Si., bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Toba.

Dekan Fakultas Pertanian Universitas HKBP Nommensen Medan Dr. Hotden L. Nainggolan, SP, M.Si, menyampaikan pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan yang difokuskan di Kecamatan Balige dan Lagoboti bukan sekadar agenda akademik untuk memenuhi kurikulum. Program tersebut dirancang sebagai wahana pembelajaran berbasis pengalaman sekaligus bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten Toba dan sebagai mitra pembangunan yang diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan sektor pertanian daerah.

“Pada pelaksanaan PKL ini, mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas HKBP Nommensen Medan dibekali tema-tema kajian yang disusun berdasarkan kebutuhan pembangunan pertanian Kabupaten Toba. Selama menjalankan kegiatan di Kecamatan Balige dan Laguboti, mahasiswa akan melakukan identifikasi komoditas pertanian unggulan, analisis kesesuaian lahan, inventarisasi tingkat kesuburan tanah, penyusunan rekomendasi pemupukan spesifik lokasi, evaluasi teknik budidaya tanaman, pemetaan potensi kawasan pertanian, hingga inventarisasi sarana dan prasarana pendukung pembangunan pertanian. Seluruh kegiatan dilakukan melalui survei lapangan, observasi, wawancara, dan analisis ilmiah sehingga hasilnya diharapkan dapat menjadi masukan berbasis data bagi Pemerintah Kabupaten Toba” terang Dr. Hotden L. Nainggolan, SP, M.Si.

Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus, SH, M.Si menyambut baik kehadiran mahasiswa Fakultas Pertanian UHN Medan, dan menyebut Kabupaten Toba sebagai ruang belajar yang memberikan pengalaman berbeda dari proses pembelajaran di kampus. “Jika sebelumnya anak-anak kami telah menerima ilmu secara teori dari Bapak-Ibu dosen di kampus, maka dalam satu bulan ke depan anak-anak kami akan mempraktikkannya di lapangan. Kalian juga akan menemukan ilmu di lapangan yang tidak kalian temukan di kampus,” ujar Audi Murphy.

“Menurutnya, mahasiswa diharapkan mampu membangun komunikasi dengan petani, penyuluh pertanian, pemerintah desa, dan berbagai pemangku kepentingan sehingga memperoleh pemahaman yang utuh mengenai dinamika pembangunan pertanian sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat selama menjalankan PKL”,ujarnya.

Dr. Hotden L. Nainggolan, SP., M.Si. mengatakan bahwa tantangan pembangunan pertanian saat ini tidak dapat diselesaikan oleh satu institusi. Dibutuhkan kolaborasi yang mempertemukan pemerintah sebagai penyusun kebijakan, perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, dan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya datang untuk belajar, tetapi meninggalkan jejak akademik yang bermanfaat bagi daerah. Setiap kelompok dibekali tugas menghasilkan data lapangan, analisis ilmiah, dan rekomendasi yang dapat dimanfaatkan pemerintah daerah. Kampus harus hadir sebagai mitra pembangunan melalui ilmu pengetahuan, riset terapan, dan inovasi yang menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Dr. Hotden L. Nainggolan, SP, M.Si.

Menurut Dr. Hotden L. Nainggolan, SP, M.Si, Kabupaten Toba merupakan laboratorium pembelajaran yang sangat relevan karena memiliki sumber daya pertanian yang besar serta masyarakat yang menjadikan sektor pertanian sebagai salah satu penopang utama perekonomian daerah. Interaksi langsung dengan petani diharapkan membentuk cara berpikir kritis, kepekaan sosial, kemampuan memecahkan masalah, serta kepemimpinan mahasiswa dalam menghadapi tantangan pembangunan pertanian yang terus berkembang”, tutur lulusan Doktor Perencanaan Wilayah ini.

Melalui pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan ini, Fakultas Pertanian UHN Medan menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga melahirkan sumber daya manusia pertanian yang adaptif, berintegritas, dan mampu menghadirkan solusi bagi masyarakat. Di saat yang sama, kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten Toba menjadi bukti bahwa perguruan tinggi dapat berperan sebagai mitra strategis pembangunan daerah melalui penguatan ilmu pengetahuan, riset terapan, dan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi sektor pertanian dan kesejahteraan masyarakat (REL/MBB).

Tag:

Tinggalkan Balasan