Home / Kampus / Dilantik Pengurus DPW FAME Sumut Periode 2026-2030, Siap Bentuk SDM Unggul dan Jalin Kolaborasi

Dilantik Pengurus DPW FAME Sumut Periode 2026-2030, Siap Bentuk SDM Unggul dan Jalin Kolaborasi

KampusMedan – Medan,  Jajaran pengurus Forum Dewan Pimpinan Wilayah Forum Akuntansi, Manajemen, Ekonomi Sumatra Utara (DPW FAME Sumut) Masa Bakti 2026-2030 dilantik, Sabtu (25/4/2026) di Aula Lantai 5, Gedung Direktorat Politeknik Negeri Medan.

Dr. Rini Indahwati, SE, Ak, M.Si, CA, CERA memimpin DPW FAME Sumut sebagai Ketua Umum, didukung sejumlah pengurus lainnya, untuk  masa bakti 2026-2030, berdasarkan Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat Forum Akuntansi, Manajemen, Ekonomi (FAME) Nomor : 010/SK/FAME/II/2026 yang ditandatangani Ketua Umum, Dany Amrul Ichdan dan Sekretaris Umum Dr Ana Sopanah.

Adapun susunan kepengurusan dari FAME DPW Sumut Masa Bakti 2026-2030 adalah: Ketua Umum, Dr Rini Indahwati; Wakil Ketua Umum Wilayah, Mulki Ulfansyah; Sekretaris Umum Wilayah, Dr Debbi Chyntia Ovami; Wakil Sekretaris Umum Wilayah, Nurhaflah Soraya SE MSi, Bendahara Umum Wilayah, Junita Putri Rajana SE MSi; Wakil Bendahara Umum Wilayah; Rahmadani SE MSi; Kepala Bidang Pelayanan Keanggotaan & Mitra Wilayah, Dr Irma Suryani Lubis; Anggota, Dina Arfianti Siregar.

Kemudian, Kepala Bidang Sertifikasi & Pengembangan Kompetensi Wilayah, Dr Rahima Purba; Anggota, Ratna Sari Dewi; Kepala Bidang Kelembagaan & Hubungan Kemitraan, Dr Meily Surianti; Anggota, Lisa Medina Hasibuan dan Sally Maya Vida; Kepala Bidang Humas dan Komunikasi Pemasaran Wilayah, Mangasi Butar Butar; Anggota, M Reza Septriawan; Koordinator Bidang Pelatihan & Pengembangan Sumber Daya Manusia Wilayah, Dr Anggia Sari Lubis, dan Anggota, Sari Wulandari.

Ketua Umum FAME DPW Sumut, Rini Indahwati, memberikan apresiasi atas dukungan dari berbagai pihak terhadap FAME. “Forum Akuntansi, Manajemen dan Ekonomi (FAME) adalah wadah atau organisasi profesional bagi akademisi dan praktisi di Indonesia untuk berkolaborasi, berjejaring, dan meningkatkan kompetensi di bidang keuangan dan bisnis,” tegasnya.

FAME, ujarnya, bertujuan membentuk sumber daya manusia (SDM) unggul melalui kegiatan seperti workshop, seminar, sertifikasi, dan pengabdian masyarakat (FAME Care for Society), dan menjadi ruang kolaborasi untuk mengembangkan ilmu dan praktik profesional, serta meningkatkan resiliensi ekonomi nasional.

Rini mengatakan, DPW FAME Sumut memiliki aktivitas utama berupa workshop dan pelatihan yang dilakukan bekerja sama dengan lembaga lain; seminar nasional sebagai forum diskusi isu strategis, seperti manajemen risiko dan perencanaan keuangan.

“Selanjutnya adalah program sertifikasi dimana FAME akan menyediakan pelatihan untuk sertifikasi profesi serta pengabdian masyarakat yakni kegiatan FAME Care for Society. Para anggota FAME terdiri dari akademisi, peneliti, praktisi, dan pembuat kebijakan,” jelasnya.

Rini mengatakan bahwa FAME sering dikaitkan dengan peningkatan sinergi antara dunia akademis dan praktik bisnis (industri) untuk menciptakan inovasi berkelanjutan. Menurutnya, urganisasi ini memiliki visi untuk menjadi forum profesional yang unggul dan berintegritas dalam pengembangan ilmu serta praktik Akuntansi, Manajemen, dan Ekonomi untuk mendukung pembangunan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Sedangkan misi yang diemban adalah membangun kolaborasi antara akademisi, praktisi, pemerintah, dan pelaku usaha; mnyelenggarakan workshop, sertifikasi, dan edukasi untuk membentuk SDM yang unggul dan berdaya saing; mendukung UMKM agar lebih adaptif, inovatif, dan ramah lingkungan; m endorong profesionalisme anggota dalam bidang akuntansi, manajemen, dan ekonomi, dan melaksanakan kegiatan pengabdian yang berdampak langsung bagi masyarakat dan pembangunan nasiona

Seminar Nasional

Pelantikan Pengurus FAME Sumut Masa Bakti 2026-2030 juga diisi dengan seminar bertajuk “Introduction To The Stock Market For Beginners / Perkenalan Pasar Saham”, yang dipandu oleh Nurhaflah Soraya SE MSi sebagai moderator.

Staf Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Regional 5, Paramita Yulia Nasution saat tampil sebagai narasumber menekankan pentingnya masyarakat untuk mengetahui mana investasi yang telah memenuhi persyaratan dan mana yang termasuk investasi ilegal.

Yulia mengatakan, ada beberapa tips yang bisa digunakan masyarakat saat akan berinvestasi. ” Tips tersebut adalah tentukan terlebih dahulu tujuan keuangan yang ingin dicapai, pahami keuntungan dan risiko dari setiap investasi, perhatikan aspek legalitas, lakukan diversifikasi portofolio, jangan berinvestasi karena berhutang, dan waspada terhadap keuntungan yang tidak jelas,” tuturnya.

Sementara Kepala Kantor Perwakilan BEI Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Pintor Nasution, yang diwakili Rifdhan Annasrullah, dalam kesempatan itu menjelaskan tentang pasar modal, instrumen investasi apa saja yang bisa jadi pilihan, bagaimana mengetahui investasi legal dan bodong.

Narasumber lainnya, Topan Napitupulu dari Mirae Asset Sekuritas menjelaskan tentang cara berinvestasi yang benar di Pasar Modalm, baik transaksi saham, obligasi, reksadana dan produk pasar modal lainnya.

Tag:

Tinggalkan Balasan