KampusMedan – Medan, HKBP Medan Sudirman secara rutin menggelar ibadah pemberangkatan menempuh ujian akhir bagi anak-anak jemaat lulusan SD, SMP. SMA/SMK, serta untuk menghadapi Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) bagi kelas 12 memasuki Perguruan Tinggi negeri (PTN). Untuk tahun 2026, digelar Sabtu (14/3/2026), dipimpin Pdt.Mangatur Januardin Siamungkalit,STh.
Dalam kotbahnya yang diambil dari 1 Korintus 9, 24-25, Pdt.Mangatur Januardin Simanungkalit STh mengatakan, bahwa pasti ada kebimbangan dan kekhawatiran, bahkan rasa was-was bagi kelas 6 SD, kelas 9 SMP dan kelas 12 SMA/SMK apakah mampu mengerjjakan soal-soal nantinya, apakah bisa lulus, bahkan apakah bisa masuk ke universitas yang diimpikan.
“Tapi, jika kita tidak bisa mengawasi rasa kekhawatiran tadi, maka seberapa besar pun persiapan kita, seberapa banyak pun les yang kita ikuti, tidak ada gunanya. Jika ketakutanmu tak bisa kamu atasi, maka sia-sialah segala persiapan yang kamu lakukan”,ujarnya.
Untuk itu, Pdt. Mangatur Januardin Simanungkalit, STh, menyampaikan tiga hal penting. Pertama, melakukan persiapan sebaik mungkin. “Misal ingin menjadi juara lari, kalau tak ada persiapan seorang atlit lari (pelari) akan sia sia. Ada kesalahan atlit, misal sudah banyak latihan terus merasa tak perlu lagi latihan. Aku sudah banyak mengikuti les dan try out, akhirnya merasa sepele dan akhirnya bisa terjerumus. Sepintar apa pun engkau, jangan pernah berhenti menimba ilmu, terus belajar sehingga terus diisi. Kita mahluk yang punya keterbatasan. Untuk itu kita datang kepada Tuhan, berdoa untuk dikuatkan, diajari, tetapi kita terus mengulangi pelajaran. Jangan merasa sudah tahu, jangan merasa sudah bisa,”,tegasnya.
Kedua, Pdt. Mangatur Januardin Simanungkalit, STh juga meminta anak-anak jemaat untuk tidak berharap pada manusia. “Jangan harapkan orang lain membantu mu, jangan bergantung pada orang lain. Tapi bergantunglah pada Tuhan”,jelasnya,
Ketiga, Pdt. Mangatur Januardin Simanungkalit, STh meminta anak-anak jemaat untuk mengawali dan mengakhiri semua kegiatannya dengan doa. “Serahkan diri kepada Tuhan, katakana saja sekalipun aku lupa, ingatkan aku Tuhan. Sekali pun aku kurang tahu, ajari aku Tuhan. Ingat, saya, anda, kita punya keterbatasan. Tuhan dapat diandalkan dan akan memberikan jalan kepada orang yang memanggil namaNya”,pungkasnya.
Sebelumnya, mewakili orangtua, Ir.Manaek Sitompul, meminta anak-anak jemaat untuk memaknai firman Tuhan, yaitu mencari kerajaan Tuhan, maka semuanya itu akan ditambahkan kepada kita. “Cari dahulu kerajaan Allah, baca, imani dan lakukan Firman Tuhan, supaya Tuhan memampukan kalian menghadapi ujian-ujian akhir nanti. Mintalah maka akan diberikan, tekun berdoa, di dalam hati pun bisa berdoa. Kepada para orang tua, mari kita bawa anak anak kita dalam doa, mari saling mengingatkan, jangan menjauhkan diri dari ibadah-ibadah, harus mendekat kepada Tuhan. Dunia semakin jahat dan kejam, narkoba merajalela, maka kita harus mendekatkan diri kepada Yesus Kristus”,harapnya.
Sementara itu, mewakili Seksi Pendidikan, St.A.Sirongoringo,SE, menyampaikan terimakasih kepada seluruh orang tua yang hadir, dan kepada anak anak yang akan mengikuti ujian akhir, ujian kedinasan, ujian UTBK ke PTN, karena sudah menghadiri ibadah pemberangkatan dimaksud. “Sdah menjadi program kerja gereja kita menggelar ibadah pemebrangkatan seperti ini. Mohonnl maaf try out tidak jadi diselenggarakan tahun ini, karena peserta tidak memenuhi kuota. Semoga anak-anak kami memperoleh hasilnya terbaik dari semua ujian yang dihadapi”,paparnya.
Ibadah Pemberangkatan Ujian Akhir bagi anak-anak jemaat dihadiri anak-anak SD,SMP, SMA/SMK bersama orang tua mereka, dihadiri sejumlah pengurus Seksi Pendidikan. Liturgist oleh St.Urbanus Sitorus,SE, doa syafaat disampaikan St.Ir.Wilson Pardede, kolektan oleh St.A.Siringoringo,SE, didukung tim song leader dan pemusik.Acara ditutup dengan foto bersama.(RED/MBB)








